Serba-Serbi Ucihasantoso

Makna Rubah Pada Latar Belakang Ucihasantoso

ucihasantoso latar belakangAda yang bilang bahwa latar belakang ucihasantoso aneh. Saya pernah bertanya pada seseorang, “Hewan apakah yang ada di latar belakang tersebut?”. Ia menjawab bahwa itu sejenis anjing atau serigala. Pertanyaanya, “Kenapa memilih rubah dan bukan binatang lain?”. Jawabanya karena rubah artistik dan terlihat begitu ekspresif.

Lalu, melambangkan apakah rubah itu? Dalam banyak fabel yang berasal dari masyarakat Indo-Iran lama. Rubah merupakan simbol kelicikan, kecurangan, dan makhluk yang familiar mempunyai kekuatan magis. Bahasa Inggris mengenal istilah “Foxy” yang bermakna “Mempunyai ciri tertentu dari rubah”. Bisa bermakna “Seksi” dan “Menarik” karena rambutnya yang kemerah-merahan. Ada juga istilah “Out fox” yang bersinonim dengan kata “Outwit” yang berarti mengalahkan seseorang dengan melakukan hal cerdik.

Dalam masyarakat Finlandia, rubah sering digambarkan sebagai penipu licik—namun, jarang sebagai makhluk jahat. Rubah yang lemah pada akhirnya mampu melakukan hal cerdik untuk mengalahkan serigala jahat dan beruang brutal. Rubah merupakan simbolisasi kecerdasan yang mampu mengalahkan kejahatan dan kekuatan brutal.

Dalam cerita rakyat Cina, Jepang, dan Korea rubah adalah siluman kuat yang dikenal nakal dan berwatak licik. Mereka sering berubah wujud menjadi wanita untuk menggoda para lelaki. Dalam masyarakat Cina modern, rubah merupakan istilah bagi para wanita simpanan—dan dalam masyarakat barat rubah betina atau vixen merupakan istilah untuk wanita cantik.

Pada ucihasantoso, rubah mempunyai dua sudut: Wanita dan pria. Sebagai wanita, rubah merupakan perwujudan sikap manipulatif emosional yang menggoda. Sedangkan sebagai pria, rubah adalah sosok cerdik, misterius, dan memesona. Baik wanita dan pria, mereka saling berusaha mengakali satu sama lain. Maka, rubah juga bisa ditafsirkan sebagai wanita yang menggunakan bakat femininya untuk memikat pria—dan pria yang menggunakan logikanya untuk mengelabui wanita.

 

Arti Nama Ucihasantoso

            Nama ini sepertinya agak aneh bila anda pertama kali mendengarnya. Lalu, apakah arti nama ini? Uciha diambil dari nama keluarga seorang genin teman Naruto—yaitu, Uchiha Sasuke. Sedangkan Santoso sendiri diambil dari bahasa Jawa yang berarti sentosa. Uciha berarti lelaki cerdas yang bertindak tidak gegabah, cool, tampan, analitis, dan misterius. Santoso atau sentosa sendiri bermakna aman, tentram, dan bebas dari segala gangguan. Jadi jika disatukan maka Ucihasantoso berarti “Seorang laki-laki cerdas yang menyelamatkan dan membawa ketentraman”.

 

Alasan Ucihasantoso Cuma Punya Empat Kategori

Bagi yang sudah berkali-kali mampir ke ucihasantoso. Mungkin akan sadar bahwa dari pertama berdiri sampai sekarang. Ucihasantoso hanya punya empat kategori dalam postingnya: Cinta, perbaikan diri, teori penelitian, dan pembahasan teknik. Kenapa hanya empat? Karena mereka merupakan lambang empat sudut pandang dalam Cinta. Seperti kata Cinta sendiri yang merujuk pada suatu kebijaksanaan dan pemikiran yang radikal (mendasar). Perbaikan diri yang merupakan perwujudan dari motivasi. Teori penelitian sebagai dasar pemikiran logis-empiris dan pembahasan teknik sebagai penerapan dari ilmu tersebut.

 

Sejarah Ucihasantoso

Laptop ucihasantoso

Laptop bersejarah

Blog ini sebenarnya berawal dari sebuah grup facebook bernama Bujang Bertuah pada februari 2011. Tapi, karena berharap atensi lebih luas, saya kemudian memindahkan media berbagi ke blog. Pemilihan WordPress sebagai hosting terinspirasi oleh teman saya yang lebih dulu blogging. Posting pertama Ucihasantoso berjudul “Kelakuan Cowok yang dibenci Cewek” terbit pada 26 Maret 2011. Ucihasantoso memang dirancang sebagai blog ber-update terbatas. Ini guna menjaga kematangan dan keutuhan ide di dalamnya.

Ucihasantoso di awal kemunculan banyak dipengaruhi paham Pecinta Wanita. Pengaruh lain yang juga cukup besar di periode ini datang dari Hitman System. Rujukan konten Ucihasantoso selanjutnya bergeser ke ASKMEN.COM. Sedikit demi sedikit kontribusi buku teks juga kian kentara dalam tiap posting. Perkembangan ideologi romansa Ucihasantoso ini sebangun dengan pendewasaan diri penulisnya.

Ucihasantoso dalam visinya ingin lebih banyak menciptakan unique visitor. Sehingga di kemudian hari tercetuslah ide membuat forum di luar blog, Ucihasantoso WordPress Share, tempat pembaca dapat berinteraksi dengan penulis. Ini merupakan langkah penting guna memperluas jaringan dan meningkatkan kunjungan. Di samping itu, Ucihasantoso ingin pula memanjakan pengunjungnya lewat laman Download e-book. Laman utamanya berisi semua dokumen referensi yang sedang/pernah dirujuk Ucihasantoso.

Proses kreatif Ucihasantoso sempat mengalami tantangan di lima belas posting awal. Saat itu saya, seperti kebanyakan blogger lain, kesulitan untuk mendapat ide tulisan. Namun, seiring waktu hal ini teratasi. Gangguan besar juga sempat melanda Ucihasantoso karena kerusakan laptop penulis sebanyak dua kali. Anda masih bisa melihat sisa bencana ini pada beberapa arsip bulanan yang ‘tak genap.

 

Gaya Tulisan Ucihasantoso

Ucihasantoso sebenarnya merupakan catatan observasi saya. Objek dan tema yang diangkat dibuat sederhana serta lazim ditemui di keseharian. Ucihasantoso juga, sebagaimana blog pada umumnya, berisi beberapa pandangan pribadi. Ucihasantoso memilih gaya bahasa semi baku. Ini ‘tak lepas dari hobi saya membaca karangan ilmiah. Penciptaan tiap artikel Ucihasantoso mengikuti suatu alur penalaran yang logis, ilmiah, dan ketat sehingga hasilnya mudah dipertanggungjawabkan. Tiap posting dibuat mendalam, lugas, humanis, serta terstruktur. Cara ini diharap akan membantu pembaca menyerap pesan dan manfaat tulisan secara optimal.

Struktur Posting Ucihasantoso

  1. Judul
  2. Prolog
  3. Pengantar
  4. Kata Mutiara
  5. Isi
  6. Epilog (opsional)
  7. Daftar pustaka dan atau rujukan

Format Penulisan Pada Microsoft Word

  1. Huruf                         : Calibry (Body)
  2. Ukuran                      : 14
  3. Alinea                        : Rata kiri
  4. Margin                       : Normal
  5. Spasi                         : 1,15
  6. Panjang Karangan  : 5-13 Halaman
  1. No trackbacks yet.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.
%d blogger menyukai ini: