Macam Pola Komunikasi Romansa

Macam Pola Komunikasi Romansa

   

            Cinta bukan cuma soal menyukai tampilan namun pula tentang bagaimana menjalin kedekatan. Jalan utama untuk mencapai kedekatan ialah komunikasi. Ada beragam cara berkomunikasi pada kekasih anda—dari yang umum hingga yang spesifik. Makin umum gaya komunikasi sejoli kian asinglah interaksi itu bagi mereka. Biasanya guna mengatasi ini dengan singkat mereka akan membuat nama panggilan khusus. Komunikasi romansa dianggap spesifik ketika anda tahu cara menuturkan informasi yang sesuai dengan karakter pasangan. Ini bakal terjadi saat kalian berdua bukan hanya memiliki pengetahuan Cinta tapi juga pengalaman bersama yang panjang.

    

Pengantar

            Tiap orang punya cara komunikasi romansa masing-masing. Berdasarkan keterbukaannya secara umum ada Individu yang cuek blak-blakan, konvensional, atau tukang pura-pura. Si cuek akan nyaman menunjukkan siapa dirinya ketika berinteraksi tanpa peduli kata orang dan mereka amat menjunjung kepercayaan. Si konvensional selalu melihat kondisi saat berkomunikasi dan konsisten pada apa yang dianggap wajar. Contohnya, mereka bakal menyeleksi informasi yang pantas dibicarakan sekarang bersama pacar serta lewat cara apa. Si pura-pura merupakan tipe yang senang merayu, suka memperalat dan memanfaatkan, serta beda gaya komunikasinya antara awal kenal dengan setelah lama jadian. Ketiga gaya komunikasi ini semua memiliki penggemar. Artikel ini akan membahas secara umum tentang ragam komunikasi romansa.

    

“Cinta adalah guru yang lebih baik (mendidik) daripada tugas.”

Albert Einstein

   

Populasi

            Hidup amat kompleks dan Cinta adalah bagian di dalamnya. Ketika anda tidak mempertimbangkan seluruh aspek hidup kala merajut asmara maka kecocokan bakal tersamar oleh ketertarikan sesaat. Namun, cocok bukan berarti sempurna menurut kriteria anda. Cocok adalah bila masing-masing kalian bisa toleran dan menerima perbedaan. Indikasi kecocokan cuma dapat ditarik dari hasil komunikasi yang baik. Komunikasi tidak hanya dengan dia tapi juga pada hati anda (refleksi). Sebab sesekali fakta ‘tak langsung bisa ditangkap indra melainkan butuh sedikit analisa dan perenungan. Komunikasi romansa merupakan kebutuhan psikis yang esensial. Hal ini bukan cuma bagi remaja namun pula pasangan yang sudah menikah sekalipun. Anak muda baru memfungsikan komunikasi romansa sebatas hiburan yang seolah hanya itulah kegunaannya. Padahal, komunikasi romansa bisa menjadi dialektika pengembangan diri. Akibat kebiasaan tersebut, remaja kerap salah mengidamkan kebahagiaan dari interaksi bersama pasangan bukannya kehidupan pribadi.

            Banyak individu berpikir bahwa komunikasi romansa hanya terjadi saat seseorang telah memiliki pasangan. Ini salah. Komunikasi romansa dapat diterapkan kapanpun, pada lawan jenis, selama dilandasi niatan Cinta. Jomblo tidak mesti menunggu PDKT kalau ingin melancarkan komunikasi romansa. Jomblo dapat memanipulasi teman ceweknya supaya mengistimewakan mereka. Komunikasi romansa terbagi dalam empat tujuan: (1) menciptakan ketertarikan, (2) kenyamanan, (3) ikatan batin, atau (4) ketiganya sekaligus. Anda cukup membuat ikatan batin saja—lewat empati, kontak mata, optimasi verbal, dan pemberian hadiah atau pertolongan—dengan cewek agar mereka simpati serta punya rasa tidak enak hati.

            Komunikasi romansa juga menyangkut bagaimana anda menyampaikan preferensi asmara diri pada sekitar. Tidak semua yang kurang umum itu ganjil. Kita tidak harus mengikuti selera umum agar bahagia beromansa! Apa orang akan mem-voting makanan favoritnya sebelum berani menyatakan itu enak? Tentu tidak, dan begitu pula Cinta. Kalau gaya hubungan berbeda bisa membahagiakan dan menenangkan anda kenapa harus manut apa kata orang? Cara mengomunikasikan preferensi romansa anda yang baik ke lingkaran sosial akan meningkatkan PD. Minimal kita bisa membuat individu lain maklum, syukur-syukur mereka bisa ikut tafakur perihal romansa masing-masing. Tapi, beda bukan berarti bebas-lepas. Perbedaan selera asmara anda harus masih dalam lingkup norma yang luas diakui! Perbedaan selera asmara juga tidak mesti dianggap suatu keunggulan sebab ini berisiko membuat anda menjauh dari insan yang kurang sepaham.

    

Pesan dan Makna

            Gaya komunikasi manusia tergantung pada pola otak mereka mengolah informasi dan rencana tindakan. Pola tersebut disebut konstruk—yang merupakan komponen penyusun kepribadian. Selama kita beradaptasi dengan lingkungan, konstruk bisa berubah namun tetap dibatasi oleh tempramen. Konstruk membantu manusia menginterpretasi realita. Misalnya ketika dua orang berdiri tepat di posisi yang sama dan melihat lewat sudut yang pula serupa. Apakah detail yang mereka perhatikan bakal sama? Pasti tidak. Karena konstruk menentukan bagian realita mana yang mesti indra fokuskan. Contoh barusan pula, secara ‘tak langsung, menjawab bahwa manusia punya ragam tujuan komunikasi—dari yang egosentris, seimbang, pragamatis, hingga altruis. Tujuan/maksud komunikasi individu bergerak diantara dua kutub, yakni mengutamakan diri sendiri atau orang lain. Ada yang sangat egois, seimbang, berdasarkan manfaat (pragmatis), atau amat mendahulukan orang lain (altruis). Berdasarkan konstruknya ada beberapa tipe gaya komunikasi romansa:

  1. Kekanak-kanakan

Komunikasi romansa jenis ini biasa digunakan anak muda karena tidak memerlukan pertimbangan rumit. Komunikasi tipe ini ditandai oleh (a) adanya penekanan pada ritus hubungan; (b) pemaksaan pemanifestasian perasaan; (c) berorientasi semata pada kesenangan; (d) sarat manipulasi. (a) Romansa jadi terlalu dangkal ketika anda menganggap ritual asmara sebagai jati sebuah hubungan. Romansa adalah soal membangun koneksi hati bukannya penggenapan simbol Cinta.

(b) Romansa juga mengalami penyederhanaan berlebihan lantaran kemampuan abstraksi anak muda yang terbatas sehingga mereka menuntut lebih banyak pernyataan, perayaan, dan bukti visual. (c) Kesenangan harus jadi tujuan utama hubungan namun bukan yang satu-satunya. Jika komunikasi romansa cuma untuk meraih kesenangan maka saat keadaan jenuh dan memburuk hubungan bisa lekas berakhir. Galau yang diakibatkan perpisahan mudah memicu ababil bertindak keliru. Contoh gampang tindakannya adalah kompensasionisme yang penjelasannya dapat dilihat di Kesalahan-Kesalahan Romansa Cowok.

(d) Anak-anak memang senang memanipulasi sekitar demi keuntungan pribadi mereka. Komunikasi romansa yang kekanak-kanakan terlalu egosentris serta penuh pengharapan naif. Penyalahgunaan status asmara untuk meminta uang pacar dengan modus “Pinjam” adalah salah satu khas bocah dalam komunikasi romansa. Penyalahgunaan status asmara untuk memaksa malam mingguan atau menjongosi pacar juga merupakan contoh lain komunikasi romansa yang kekanak-kanakan. Tapi itu tidak berarti komunikasi romansa ini sepenuhnya buruk karena, kadang kita akan membutuhkannya.

    

  1. Dewasa

Komunikasi romansa dewasa harus dimiliki oleh anda dan si dia! Sia-sia kalau hanya anda saja yang berlaku dewasa namun dia tidak. Karena ini hubungan asmara bukan perngasuhan. Komunikasi romansa dewasa terindikasi lewat pemahaman bahwa kalian ada di pihak yang sama. Pasangan adalah tempat anda berbagi berbagai kelebihan. Jika masih mengandalkan sumber daya orang tua untuk membahagiakannya, itu bukan berbagi kelebihan tapi pemaksaan keadaan yang tidak bertanggung jawab. Apa yang membuat pasangan sedih pada akhirnya akan pula membawa anda merasa serupa. Maka, berhati-hatilah dengan makna komunikasi kalian! Pasangan bukan sesembahan melainkan partner yang setara.

Pasangan ialah ia yang bisa jadi teman, kakak, adik, atau pribadi anda di saat yang tepat. Pasangan adalah ia yang sanggup membuat anda tertarik untuk waktu yang lama. Komunikasi romansa dewasa tidak bisa dilatih supaya terlihat general. Ia hanya bisa dibiasakan khusus pada seseorang sebab harapan individu terhadap pasangannya berbeda-beda. Komunikasi romansa bertujuan untuk memenuhi beragam kebutuhan psikis hubungan yang bervariasi antar manusia. Dengan kata lain, kedewasaan komunikasi romansa bergantung pada penilaian kekasih anda.

    

  1. Filosofis

Komunikasi romansa filosofis meletakkan makna yang dalam pada tiap perbuatan untuk pasangan. Gaya komunikasi ini banyak diperagakan di film-film romantis. Komunikasi Cinta yang filosofis ada dalam sikap diam, cerewet, pemberian-pemberian remeh, atau tawa kecil dari candaan klise. Komunikasi Cinta yang filosofis menuntut kesamaan pemaknaan pesan diantara sejoli. Interaksi asmara filosofis baru bisa hidup bila pasangan anda menghargainya. Komunikasi romansa filosofis bukan sekedar untaian pujian dan rangkaian puisi. Komunikasi romansa filosofis hanya terjadi saat individu sudah mampu menata hidupnya sendiri sehingga ia tahu betul pesan apa yang hendak dialamatkan pada kekasihnya.

            Ada banyak masalah yang membanyangi tiap komunikasi romansa, dari mulai kebohongan, kecurigaan, salah paham, submisifitas, kegugupan, ketidaksetaraan wawasan, dsbg. Penyelesaian semua masalah di atas, apapun gaya komunikasi romansanya, tentu ujungnya adalah menjaga kelangsungan hubungan. Hanya saja seberapa tahan insan, dengan gaya komunikasi romansanya masing-masing, mengatasi problema/hambatan asmara tergantung pada kapasitas mental serta lingkungan. Sejelek atau sebaik apapun deskripsi ketiga komunikasi romansa barusan tidak dapat menjamin kelanggengan hubungan atau kemudahan memikat perempuan. Semua kembali pada kecocokan karakter sejoli.

  1. thanks artikelnya bos, mantap

    https://sepatuwanitacantikmurah.wordpress.com/

  1. No trackbacks yet.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.
%d blogger menyukai ini: