Cara Menyikapi Isu-Isu Percintaan

Cara Menyikapi Isu-Isu Percintaan

 

            Banyak sekali kabar-kabur yang beredar di dunia romansa. Sebagian benar adanya sedangkan, sisanya tidak lebih dari fitnah. Hal ini mudah menyebar lantaran mayoritas cowok tidak berani mendekati cewek secara langsung. Mereka lebih senang mengumpulkan informasi dari teman yang sekantor atau sesekolah dengan calon target PDKT. Data yang diminati berkutat sekitar tampilan, riwayat asmara, kelakuan, nomor HP, PIN BB, atau akun medsos. Kegiatan ini lazim cowok lakukan selama pencarian pasangan.

 

Pengantar

Pernahkah saat anda sedang suka seorang cewek lalu, teman memberi tahu bahwa dia sudah rusak? Apa tanggapan anda? Ragu tapi tidak bisa membuktikan sebaliknya? Apa anda terpaksa percaya kata mereka? Mungkin kawan sanggup memberi argumen kuat namun, bagaimana jika anda tetap sangsi? Adakah cara yang lebih akurat untuk menguji kebenaran riwayat romansa seseorang? Anggapan keliru (stereotip) mengenai perilaku percintaan suatu kalangan juga acap terjadi akibat kurangnya wawasan. Cuma karena perbuatan satu jalang nama lingkungan bisa jadi berantakan, inilah bahaya dari isu atau gosip. Kita harus punya keahlian memurnikan fakta sebelum akhirnya dapat menyikapi pihak lain. Artikel ini bakal mengajak anda bertualang menyelidiki informasi seputar pergaulan antar lawan jenis.

 

“Lebih baik memacari pria pendek daripada tidak pernah sama sekali mencintai yang tinggi.”

David Chambless

 

Mitos

Orang kota seperti saya dari dulu yakin bahwa pergaulan bebas adalah fenomena urban. Tapi setelah dewasa, saya malah menemukan kebalikannya. Anak muda desa bahkan jauh lebih liar dari apa yang pernah saya kira. Kami remaja kota biasa berbicara soal cewek murahan dalam forum tertutup dan terbatas. Namun di saat bersamaan, anak muda desa justru sudah melampaui kata “Parah”. Beberapa mereka kadang bercinta di los-los pasar ketika malam. Alasan si cewek pada orang tuanya supaya bisa keluar menemui pacar biasanya untuk beli pulsa. Rumah juga menjadi tempat ideal bagi ABG desa untuk mesum. Ini merupakan tanda mereka tidak sama sekali menghormati otoritas orang tua. Apabila memang sudah benar-benar ‘tak tahan dan tidak menemukan tempat, kadang mereka bercinta di ladang dengan membawa kardus yang direntangkan. Ini sebab saat sore di sana sepi. Bersetubuh bagi ABG desa ‘tak jauh beda dengan main gundu, remeh. Mungkin tampang cewek-cewek kampung tidak sebagus orang kota. Tapi itu (pasti) bukan masalah jika mereka gampang diajak bersanggama.

Cewek desa yang sekolah ke kota besar atau metropolitan juga kerap mengalami “Gegar budaya”. Mereka hanyut terbawa arus pergaulan yang hedon lagi sesat. Cewek yang semasa di kampung doyan pacaran bakal makin jadi setelah tinggal di kota. Jika beruntung, anda akan menemukan beberapa cerita soal mereka yang pernah menggugurkan kandungan. Tapi, kisah lebih gila justru datang dari teman seangkatan saya yang malah sudah hamil sebelum masuk kuliah. Ia menyembunyikan kandungannya selama matrikulasi dari kami semua. Kecurigaan timbul karena ia sering mengaku sakit ketika sedang matrikulasi.

Kebenaran belakangan terungkap waktu saya mengetahui kabar, dari teman sefakultasnya, yang menyatakan bahwa selepas matrikulasi dia langsung dinikahkan dengan cowoknya di kampung. Setelah melahirkan anaknya tidak dibawa ke sini, melainkan tetap ditinggal di daerah asal. Akibat kelakuannya itu ia diusir dari asrama kampus dan dibenci jajaran dosen. Gosip yang berhembus mengatakan bahwa cewek ini rupanya masih gila pacaran, malah sempat sekali kepergok bercumbu. Saya jelas tidak begitu saja percaya. Tapi, setelah mengamati status-status medsosnya kini jelaslah sudah. Kebenaran ini amat menyengat nurani sebab, bagi saya pernikahan adalah hal sakral. Tidak terpikir kenapa ada orang yang sanggup mempermainkannya.

Semua tulisan barusan tidak bermaksud untuk menyudutkan siapapun. Saya hanya ingin anda peduli sekitar dan tidak memandang picik romansa. Ini karena budaya kita berbeda dengan barat. Orang barat menjunjung tinggi kemandirian dan individualisme. Lepas delapan belas tahun anak harus pisah dari orang tua dan memulai hidup baru. Dengan kata lain segala tindakan sekarang sudah jadi tanggung jawab masing-masing. Itu tidak bakal terjadi di sini, keluarga masih memainkan peran besar dalam hidup anda, bahkan hingga setelah menikah. Romansa adalah tempat kita belajar menyelesaikan problema hubungan secara umum dan khusus. Jika selama pacaran saja anda sudah serampangan, semena-mena, penuh muslihat, dan berantakan entah bagaimana nanti ketika berkeluarga?

 

Metode Jitu

Salah satu isu paling sensitif dalam romansa ialah menyangkut keperawanan cewek. Ada banyak mitos tentang ini. Mari kita bahas sedikit!

 

Cewek tidak perawan jalannya mengangkang

Saya agak geli mendengar yang ini. Cara/gaya jalan sama sekali tidak berhubungan dengan keperawanan. Karena cara berjalan seseorang sesungguhnya dipengaruhi oleh pertumbuhan dan perkembangan fisik, seperti lebar tulang pinggul dan juga banyaknya lemak di sekitar paha.

 

Cewek tidak perawan bokongnya kendur

Kelenturan dan kekencangan pinggul jelas sama sekali tidak ada hubungan dengan keperawanan. Ini karena orang yang kurang aktivitas dan olah raga bisa saja bokongnya mengendur. Lagi pula agak kurang kerjaan memerhatikan pantat orang.

Lantas, bagaimana cara yang tepat untuk mengentarakan cewek tidak perawan? Terdapat banyak titik tubuh yang bisa jadi acuan. Saya akan tulis apa yang gampang dibuktikan saja. Berikut uraiannya:

 

Dahi

Gadis yang masih suci, dahinya licin. Bila pernah sanggama licinnya hilang yang justru digantikan garis-garis kernyitan (melipat-lipat) yang sesekali nampak ketika ngobrol. Tapi garis halus seperti retakan juga kadang bisa nampak pada cewek yang masih perawan. Ini mungkin disebabkan selaput dara mereka robek sedikit karena olah raga berat, kesalahan memilih pembalut, atau kecelakaan.

 

Bibir

Cewek yang pernah dicium bibirnya akan sedikit membentuk. Makin sering dicium, bibir cewek bakal kian indah lekukannya dan kentara garis-garis retakan halus yang jika dimanyunkan akan terlihat seperti irisan jeruk. Cewek yang pernah bersetubuh bibir bagian bawahnya bakal terlihat seperti terbelah. Bila diperhatikan betul-betul anda pasti dapat menemui garis agak tebal tersebut.

 

Payudara

Dada cewek yang perawan walaupun besar tetap kencang dan tidak melambai bebas sewaktu jalan. Beda dengan yang pernah bersetubuh, dada mereka akan kendur dan bergoyang hebat saat jalan. Ini karena sewaktu bercumbu bagian tubuh mengalami perubahan hormon sehingga dada kehilangan kekencangannya. Tapi kelemahannya, ini hanya dapat diamati pada cewek dengan ukuran payudara sedang sampai besar.

 

Wajah

Raut perempuan yang sudah tidak gadis lagi terkesan agak kusut dan lebih matang dari usia aslinya. Matanya tidak lagi cerah; pipinya kehilangan rona; rambutnya terlihat kurang hidup. Memang jika melihat langsung akan agak samar namun, ketika di foto pasti jelas. Perawakan ini harus dibedakan dengan wajah dewasa seorang cewek! Sebab cewek dewasa yang perawan wajahnya akan tetap tampak segar.

Sebenarnya masih ada lagi ciri lain cewek tidak perawan, yaitu genit dan mudah mesra dengan pria. Cewek yang bermoral, secinta apapun biasanya masih akan menyisakan jarak dengan pacar. Namun semua keterangan di atas ditujukan bukan sebagai bahan untuk menghakimi seseorang. Ini cuma bantuan agar anda menemukan perempuan yang sesuai dengan kriteria pribadi.

 

Pemanfaatan Informasi

            Berita yang anda terima dapat mengungkap banyak hal, salah satunya peta persaingan. Jika anda tahu kabar tentang seorang cewek itu fitnah maka kemungkinan ada individu sakit hati yang menyebarkannya. Ini prinsip “Bumi hangus” alias pencegahan supaya apa yang lepas dari anda tidak dinikmati orang lain. Tapi isu tersebut bisa jadi pula ada betulnya. Mungkin si cewek memang belum disetubuhi tapi sudah sering pemanasan (foreplay).

Penyelidikan latar belakang juga bisa jadi pertimbangan dalam menilai suatu cerita. Jika ia pernah sekolah di lingkungan rusak belum tentu kelakuannya juga begitu. Anda harus tahu dulu siapa serta bagaimana kawan-kawannya! Apa ada di antara mereka yang terkenal gampangan? Sebab lazimnya cewek suka mengikuti perilaku teman karib. Penampilan juga kadang berpengaruh. Cewek yang gayanya bak sosialita atau sok artis umumnya permisif terhadap dunia malam dan seks. Tanda lain yang bisa diperhatikan adalah warna rambut si cewek. Jika dicat dengan corak yang mencolok seperti merah terang atau pirang bule, ada kemungkinan dia benar nakal.

 

*Artikel ini mengutip rujukan dari artikel 24 Signs She’s A Slut, Ciri-Ciri Fisik Cewek yang Masih Perawan Gan, 7 Ciri Wanita yang Sudah Tidak Perawan Lagi Dengan Gambar, Apa Ciri Cewek yang Sudah Tidak Perawan Lagi?, serta banyak artikel lainnya.

  1. No trackbacks yet.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.
%d blogger menyukai ini: