Tanda Anda Punya Pasangan yang Tidak Sepadan

Tanda Anda Punya

Pasangan yang Tidak Sepadan

 

            Banyak cowok yang sudah paham karakter pacar dan kondisi hubungan mereka yang buruk tapi masih lanjut. Alasanya karena terlanjur nyaman dan malas cari yang baru. Kadang pula tidak masuk akal kenapa orang yang telah diperlakukan semena-mena dapat terus bertahan dalam suatu romansa. Ketimpangan hubungan seyogianya bukan cuma dinilai dari baik-buruk sikap keduanya. Ini mesti diperluas hingga aspek kecocokan intelektualitas, kedewasaan, dan pola pikir.

 

Pengantar

Anda mungkin sudah melakukan banyak hal guna memperbaiki mutu hidup. Namun entah kenapa masih saja mendapat pasangan yang kurang sebanding. Anda boleh beropini “Semua orang bisa berubah”. Tapi percayalah, cepat-lambat anda bakal sadar harga pememeliharaan hubungan ini lebih besar dari manfaat yang dirasakan. Seorang bisa jadi pula betah rugi berpacaran karena menemukan kriteria fisik ideal pada si dia. Ketidakcocokan sifat dan kelakuan dinomorduakan sebab, dianggap mudah dimodifikasi. Artikel ini akan mengajak anda merefleksi kritis perihal kompatibilitas asmara.

 

“Konon Cinta itu membutakan tapi, aku kenal beberapa kawan kasmaran lain yang dapat melihat kekasih mereka dua kali lipat sama seperti aku.”

Josh Billings

 

Keserasian

            Tulisan ini tidak dimaksudkan supaya anda mendapat jodoh sempurna. Melainkan lebih pada alarm agar tidak lama-lama berkutat dalam romansa melelahkan. Cinta memang tidak sepantasnya memberlakukan hukum untung-rugi. Walau begitu, sudah sewajarnya kalau cinta didasari prinsip timbal balik. Kedua pihak harus berkomitmen untuk saling menyumbang sesuatu agar hubungan berkembang. Pada tahap yang lebih maju, romansa merupakan suatu pemberdayaan. Si doyan bicara tidak cuma mencari pendengar setia, namun juga teman bertukar pendapat. Begitu pula dengan si labil yang sengaja mendekati sosok lebih dewasa sebab ingin memperoleh bimbingan dan ayoman.

Lain sisi, mungkin juga anda pernah menjumpai cewek yang di awal asyik diajak berbincang. Kelihatan punya visi-misi sama; menantang; tidak murahan dan gampang diajak bertemu. Tapi ada satu poin fatal di mana dia bertabiat intoleran. Ia mudah kesal dengan orang/sesuatu yang tidak sesuai dengan kesepakatan—bahkan bila itu hanya harapanya saja. Reaksi mereka pada kesalahan-kesalahan kecil kerap berlebihan. Watak ini bisa makin parah bila dikombinasi sikap “Bossy”. Itu bukan berarti mereka tidak mungkin berbuat baik. Namun acap kali kebajikan tersebut cuma berbentuk kedermawanan. Sedangkan, kepatutan memperlakukan orang lain tetap dikesampingkan.

Semua ketidakselarasan kepribadian sejoli tadi sedikit sekali yang bakal terungkap sebelum menikah. Meskipun anda melakukan serangkaian tes psikologi, apa yang bisa dipaparkan hanyalah deskripsi sifat. Sedangkan, proses dan motif yang menyebabkan tindakan nyaris ‘tak tersentuh. Contoh: Hasil tes menunjukan bahwa dia keras kepala, pencemas, dan kompetitif. Tapi pengujian ini jarang menjelaskan apa, kenapa, serta bagaimana ia merasa cemas. Kekurangpahaman mekanisme perilaku inilah yang rawan membuat kita menyimpulkan bahwa pasangan berubah atau ‘tak cocok di kemudian hari.

 

Beda Jauh

            Anda bisa jadi cukup menikmati hubungan yang sekarang. Kalian amat lengket seperti perangko, sering bikin iri para jomblo, dan aktif di “Messenger”. Namun beberapa hal ini perlu dicermati guna mengevaluasi kesepadanan kalian, berikut uraianya:

1.     Anda Senantiasa Menyemangatinya

Seseorang dianggap terlalu baik untuk pasanganya jika di keseharianya senantiasa mewanti-wanti dan menyemangati kekasih agar mau lebih bersosial, rajin kuliah, atau ‘tak banyak mengeluh. Siapapun yang melakoni ini, ia telah membuang waktunya yang berharga. Anda ‘tak akan pernah jadi katalisnya. Anda cuma sedang penasaran bagaimana rasanya jadi pahlawan.

 

 2.     Teman Anda Tidak Menyukai dia

Bila semua teman anda keberatan oleh kehadiranya maka, dengarkanlah! Ini bisa jadi karena mereka kurang suka atau tersinggung oleh perilaku pacar anda. Lingkaran sosial adalah cerminan karakter seseorang. Paradigma mereka tidak jauh beda dengan kita. Teman mewakili sudut pandang waras ketika anda jatuh Cinta. Jadi seruan kawan bisa disamakan dengan jeritan akal sehat. Apa yang mengusik mereka sekarang, juga bakal menghampiri anda esok—ketika Cinta tersebut sudah ‘tak menggebu lagi.

 

 3.     Dia Gampang Diajak Bersetubuh

Tentu kita semua punya fantasi liar tapi, jika cewek anda yang membawanya ke sana, itu indikasi bahaya. Bila dari sananya dia sudah ‘tak risih intim dengan anda, ini gejala ketiadaan harga diri dan kerentanan lepas kontrol. Kita tidak pernah tahu dari mana atau berapa lama ia mempelajari gerakan-gerakan ini. Jauhi secepatnya! Karena anda terlalu baik untuknya.  Kalau dia mudah anda lecut artinya begitu pula oleh orang lain.

 

 4.     Ketimpangan Wawasan

Jika bukan hanya dia tapi juga jagat sosialnya yang sulit setara kecerdasanya dengan anda, ini bukti konkret ketidaksepadanan. Anda bakal repot ke depanya sebab harus selalu menyederhanakan topik pembicaraan. Bukan hanya itu, selera humor kalian pun kemungkinan akan sulit bertemu. Bila sudah begini artinya memang anda terlalu baik untuknya.

 

 5.     Jorok

Pernah mencium bau tidak enak dari badan pasangan atau bahkan sering? Kulitnya banyak bekas koreng? Ini petunjuk bahwa hidupnya semrawut. Ada juga cewek yang memang sengaja tidak memakai parfum karena yakin itu “Khamer”. Jika memaklumi ini, pasti ada yang salah pada anda. Mengubah mereka berisiko menyulut perlawanan sengit dan berulang. Maka sebelum terlambat temukanlah pengganti!

 

 6.     Dia Tidak Memiliki Rasa Ingin Tahu

Dunia adalah tempat yang misterius. Ada begitu banyak fenomena melintas di depan mata kita yang menghendaki pejelasan. Setidaknya begitulah yang anda pikirkan, hingga akhirnya bertemu pacar yang sekarang. Jika selama kalian bersama ia ‘tak pernah menyebutkan buku, film, atau kegiatan apa yang dijalani untuk membuka pembicaraan baru maka, anda dalam masalah. Obrolan kalian akan berat sebelah sebab, andalah yang mesti selalu menghidupkan perbincangan. Lebih parah lagi kalau sedari awal ia ‘tak penasaran latar belakang (keluarga, teman, dan lingkungan sosial), suasana kuliah, atau filosofi hidup anda.

 

 7.     Aset Terbaiknya Hanya Penampilan

Romansa adalah soal bertumbuhnya perhatian dan kepedulian. Anda sepatutnya mampu menemukan kualitas yang membuat ia pantas makin disayang selain daya tarik fisik. Jika sudah sejauh ini belum juga ketemu, boleh jadi anda terlalu baik untuknya. Beranjaklah! Cari pengganti! Jika tidak, berarti anda sedang mengobral diri. Temukanlah cewek lain yang cukup rupawan yang membuat hati anda hangat ketika menatapnya, memancing senyum, dan ramah! Semoga kali ini kalian punya ritme hidup yang sama.

 

Riwayat Selanjutnya

            Saya hendak bercerita sedikit tentang kisah nyata teman saya, sebut saja, Aisw yang punya pacar sembarang. Ini adalah salah satu romansa termiris yang pernah saya ikuti. Berdasarkan keterangan sumber yang bisa dipercaya, diketahui kekasih Aisw tergolong cewek yang binal. Terungkap konflik semester lalu dengan V sobatnya karena Aisw merasa ditikung. Aisw yang pertama mengenal cewek ini, panggil saja F. Tapi di tengah jalan, V yang mendapatkan respons lebih dulu.

Setelah didahului banyak interaksi di HP akhirnya, suatu jum’at pagi F main ke kost V. Awalnya F dan V mengobrol santai lalu, lama-kelamaan gairah mereka memuncak dan terjadilah persanggamaan. V berujar kalau itulah pertama kalinya ia bersebadan dengan perempuan. V mengaku bahwa mereka sangat lama berduaan di kost, kira-kira dari jam 09:00-17:00. Singkat kata, mereka pun kemudian resmi pacaran. Aisw yang mengetahui ini jelas murka dan lama tidak seteguran dengan V.

Loncat ke peristiwa lain, suatu pagi sekitar jam 09:00 saya terdesak untuk mem-print makalah kelompok. Karena dokumen tersebut disimpan dalam format Office 2010 sedangkan di rental komputer yang dituju tidak kompatibel, akhirnya saya berpikir untuk meminjam laptop teman guna men-save as-nya jadi Office 2003. Aisw adalah teman terdekat yang bisa saya sambangi kala itu. Cukup terkejut ketika tiba di sana, lewat pintu yang agak terbuka saya melihat seorang cewek tengah tidur di kasur Aisw. Pasti anda berpikir sama dengan saya.

Melalui kesaksian V terungkap bahwa vagina F liangnya sudah terlalu longgar. V sadar cewek seperti ini tidak pantas diseriusi. Jadilah hubungan mereka layaknya angin lalu. Entah bagaimana cerita selanjutnya, belakangan diketahui Aisw sedang menjalin kasih dengan cewek yang saya lihat di kostnya. Mendengar kepastian kabar ini perasaan saya mendadak enek dan jijik. Bukan apa, ini juga karena masih menurut sumber, Aisw sebenarnya cuma dianggap F sebagai cowok cadangan. F dengan mudahnya gonta-ganti laki, Aisw mengetahui ini dan ia pasrah. Bahkan F dikatakan pula selama ini sengaja memeloroti uang Aisw. Kenikmatan bercumbu sepertinya melumpuhkan akal Aisw. Saya tidak lagi bisa komentar banyak. Semoga siapapun yang membaca ini dapat memetik pelajaran dan tergugah untuk tidak pernah menggadai kehormatan demi perempuan.

 

*Artikel ini mengutip rujukan dari artikel ASKMEN.COM Top 10: Signs You’re Too Good for her, 20 Signs You’re Dating The Wrong Person, serta banyak artikel lainya.

 

Daftar Pustaka:

Tickle, Naomi (2010). You Can Read A Face Like A Book. Jakarta: Ufuk Publishing.

  1. No trackbacks yet.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.
%d blogger menyukai ini: