Hindari Terlalu Banyak Terlibat Perasaan Saat Memikat Cewek

Hindari Terlalu Banyak Terlibat Perasaan

Saat Memikat Cewek

 

Semua orang pernah mabuk asmara. Tapi pertanyaanya, apakah itu disengaja? Layaknya alkohol, jika hanya setetes tidak akan membuat anda hilang kesadaran. Namun, jika ditenggak terus-menerus tentu dapat melemahkan pikiran. Begitu pula dengan Cinta. Saat pertama bertemu boleh jadi hanya suka. Kian lama berinteraksi dan membayangkanya, hasrat anda makin tak terkendali. Kenapa Cinta yang Indah justru berubah merusak? Jawabanya mungkin ada pada kepekaan diri (self-awareness) masing-masing.

 

Pengantar

            Percayakah bahwa anda adalah orang yang berpotensi disukai banyak cewek? Bagaimana bisa? Caranya adalah dengan membuat mereka mengantre dan bukan sebaliknya. Supaya orang rela mau mendaftar tentu kita harus memiliki hal yang langka dan berharga. Wajah tampan, popularitas, dan keahlian super adalah beberapa hal tersebut. Maaf jika anda tidak memiliki ketiganya. Tapi, jangan khawatir! Karena, artikel ini akan memberi jalan anda untuk menjadi cukup menarik hanya dengan sedikit penyesuaian.

 

“Mencintai tanpa peran dan permainan kekuasaan adalah sebuah revolusi.”

Rita Mae Brown

 

Pola Pikir Konvensional

Sebuah pepatah Indian mengatakan, “Jika kau kejar dua kelinci (sekaligus) kau akan kehilangan keduanya.” Itu sangat benar adanya. Bila anda ingin memiliki keduanya, kejar satu per satu dan ternakanlah agar tidak usah lagi repot mengejar mereka. Apakah anda berasumsi cewek adalah kelincinya? Anda sudah salah besar. Gunakan perspektif lain dalam fenomena ini! Kenapa cewek selalu berusaha lebih rapih daripada cowok? Itu karena mereka tengah berupaya menjaga kemungkinan didekati cowok—hingga suatu hari nanti sukses merengkuh Cinta sejati. Akal cowok selalu gagal menangkap isyarat ini dan dengan sendirinya menjauh dari kejaran cewek.

Lalu, mengapa saat anda berlari ke arah cewek, kadang mereka enggan menangkap? Sebab cewek (mungkin) menganggap anda bukan kelinci melainkan pelanduk atau cerpelai. Alhasil mereka lari dan berusaha melindungi diri karena takut diserang. Peristiwa ini mirip kejadian di alam bebas ketika pemburu mendekati seekor binatang tertentu dan kawanan satwa lain di sekitarnya ikut lari. Kawanan itu salah sangka dengan mengira bahwa mereka juga ikut didekati. Analogi di atas pula secara implisit menyatakan bahwa cowok dari berbagai jenis—baik yang dicari maupun tidak oleh cewek—memiliki respon yang sama yaitu kabur.

Secara kasat mata boleh jadi cowok yang tiap saat mengejar cewek. Tapi, jauh di balik itu hati mereka sebenarnya ragu dan takut ketika menghampiri cewek. Mereka mengeluarkan lebih banyak tenaga dari seharusnya karena merasa cemas jadi orang yang tidak cewek inginkan. Bahkan dalam beberapa kasus, cowok sering lupa bertingkah layaknya kelinci—mereka lebih suka meniru harimau atau singa hutan. Ketimbang memaksimalkan potensi diri, cowok justru mengadopsi identitas orang lain—supaya terlihat hebat dan gagah. Padahal bukan itu yang cewek idamkan.

 

Karakter Dasar

            Inti dari posting ini adalah bagaimana membuat cewek jatuh Cinta tanpa harus membalasnya. Terang itu cuma omong kosong bila target anda cuma satu. Pertama-tama setidaknya kita mesti memiliki empat partisipan dalam operasi ini. Syarat kedua adalah anda tidak boleh menjadikan cewek sebagai prioritas 1, 2, atau 3 dalam hidup! Buat mereka jadi yang keempat! Wajar bagi mereka yang baru masuk kuliah atau pengangguran untuk menjadikan cewek prioritas utama.

Artikel ini boleh jadi agak kurang realistis bila tidak mempertimbangkan faktor kemampuan interaksi interpesonal. Bisa saja anda adalah seorang pemalu, mudah gugup, pendiam, supel, kaku, ekspresif, manipulatif, atau cuek seperti saya. Ini penting guna menentukan sejauh mana anda mampu menangani perasaan selama strategi dijalankan. Orang pemalu, mudah gugup, dan pendiam rentan terhadap kepanikan yang terinternalisasi/dipendam. Mereka butuh sesuatu agar mampu berbicara panjang lebar dengan cewek. Individu kaku mungkin memiliki kelebihan pada sikap sopan, formal, dan dingin mereka. Namun, itu juga yang membuat tipe ini lambat akrab dengan orang. Beda lagi dengan kalangan supel, ekspresif, atau manipulatuif. Mereka kerap jadi penghangat suasana percakapan. Namun, umumnya pribadi mereka lebih rumit dari yang kita bayangkan. Terakhir adalah tipe cuek yang memiliki kelebihan pada percaya dirinya. Tapi, mereka ternyata kurang sensitif/peka dan keras kepala—sehingga sulit menerima nasihat.

Selain kemampuan bersosialisasi, pelaksanaan di lapangan juga tergantung kompleksitas konstruk (gagasan, cara pandang, konseptualisasi, dan kepercayaan mengenai dunia) yang anda punya. Individu yang berkonstruk kompleks akan jauh lebih mudah memprediksi perilaku lingkungan sosial yang ia kenal—dibanding mereka yang berkonstruk sederhana. Individu dengan konstruk simpel cenderung menilai setiap orang dengan cara pandang, gagasan, konseptualisasi dan kepercayaan yang sama. Contoh: Pribadi dengan konstruk sederhana menganggap semua cewek pasti terpukau oleh harta. Namun, individu dengan konstruk kompleks memahami ciri cewek tertentu yang tidak dapat dibeli perasaanya—dan prakiraan mereka sering benar.

Manusia dengan konstruk kompleks berbeda pula dalam menanggapi informasi inkonsisten. Contoh: Ryan jagal dari Jombang dikenal sebagai pria alim di lingkunganya. Tapi, berita bahwa ia adalah homoseksual dan pembunuh berantai membuat masyarakat terkejut. Orang berkonstruk sederhana akan menolak informasi inkonsisten yang berlawanan dengan kepercayaanya. Maka, bisa jadi ia menganggap Ryan khilaf atau sebaliknya yakin bahwa pria ini hanya pura-pura alim. Lain hal dengan pribadi berkonstruk kompleks, ia mengerti bahwa memang terdapat kecenderungan pada diri orang sadis/bejat untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan guna mencegah perbuatan kejinya.

Kompleksitas konstruk tak jarang menolong anda dalam memahami peristiwa dan manusia. Misal ada cewek mengenakan blazer hijau dan kaca mata berbingkai putih yang norak. Konstruk yang lengkap dan rumit mungkin dapat memecah kejadian ini ke dalam spekulasi sebab-akibat. Bisa saja ia memilih blazer hijau karena memang cocok dengan karakternya yang ramah dan bersahabat. Warna putih pada bingkai kaca matanya yang mencolok mungkin adalah pertanda sifatnya yang jujur dan suka membantu. Namun fakta bahwa setelan dan penampilanya kampungan, boleh jadi disebabkan kurangnya masukan mengenai hal tersebut—dari orang terdekat—yang selama ini ia terima. Sehingga cewek tadi merasa bahwa gayanya sudah OK.

Konstruk yang lengkap dan kompleks berperan membantu manusia dalam mengerti dirinya dan orang lain. Pribadi dengan konstruk kompleks juga diketahui lebih baik dalam berempati. Mereka mampu membedakan antara respon diri sendiri dan individu lain secara spesifik terhadap situasi yang sama. Kompleksitas plus kesadaran diri yang tinggi adalah kunci operasi ini. Selain sanggup memahami emosi diri, anda juga dituntut untuk memprakirakan tingkah tiap target dengan baik.

 

Pola Strategi

            Terdapat jeda antara dibuatnya keputusan untuk melakukan PDKT dengan rasa suka di awal pertemuan—tahap ini disebut “Pra PDKT”. Cowok kurang menyadari bagian ini—padahal jika dimaksimalkan skenario yang romantis bukan tidak mungkin terwujud. Berikut adalah beberapa langkah baik sebelum memulai pendekatan:

 

 1.     Adopsi Lingkaran Sosial

Bidiklah cewek cantik di sekitar teman karib anda! Cewek tidak akan curiga anda tengah mengintai.  Misalkan sahabat anda sedang duduk di samping si target. Ajak bicara teman anda seperti biasa! Makin kerap ia melihat anda, kian banyaklah informasi yang dapat ia simpulkan. Ini kelak berguna ketika PDKT benar-benar terjadi. Hal pertama yang wajib diperbincangkan—ketika awal PDKT—adalah tentang teman baik anda. Karena di sinilah semua kesamaan dapat terungkap. Cewek membangun kisah dan khayalan romantisnya lewat pencarian kesamaan.

Kadang saat mengobrol dengan sahabat anda. Beberapa informasi bisa menyeruak, seperti: Daerah asal si cewek, kelakuan selama di kelas/tempat kerja, sifat buruk, status hubungan, dsbg. Ini sangat membantu ketika anda berusaha mencocokan antara tindakan dengan isi pikiranya. Walaupun spekulatif tapi, setidaknya akan lebih akurat ketimbang anda tidak punya data sama sekali.

 

2.     Dia di Masa Depan

Saya percaya sebagian di antara anda adalah tipe cowok baik-baik—yang menginginkan seorang cewek yang tepat untuk menjadi calon ibunya anak-anak. Sebelum memulai PDKT, buatlah tenggat untuk mengumpulkan visualisasi seperti apa wajahnya beberapa tahun ke depan! Ini dapat dilakukan dengan mencari orang yang wajahnya mirip dia tapi dalam rentang usia yang bervariasi. Dengan begini anda bisa memperkirakan seperti apa rupanya jika tidak memakai make up, rambutnya dipotong pendek, atau sedang menggendong anak. Inilah suatu titik radikal di mana cowok harus menyesuaikan selera/preferensi dengan kebutuhan masa depan.

 

3.     Tidak Buru-Buru

Biarkan diri anda melihat pertunjukan ini hingga selesai lalu, baru beri penilaian! Jangan sampai buat keputusan cuma karena terpukau dengan sisi baiknya saja. Kita harus melihat dengan baik seperti apa sebenarnya sifat si cewek. Lantas, bandingkan dengan target lainya! Kita tidak mencari yang sempurna—yang anda harus lakukan adalah menilik mana yang kira-kira lebih cocok/pantas! Cara ini juga membuat kita mudah menyesuaikan antara respon si cewek dengan stimulus yang nantinya ingin diberikan.

 

4.     Panjar

Bila ada kesempatan, mengobrolah dengan si cewek! Tapi, jangan dulu anda menaruh perhatian lebih padanya! Ini untuk mencegah ia mengira anda menyukainya. Bisa rumit bila cewek memberi sinyal pada saat anda dituntut bersabar. Anda harus menyadari kecenderungan berinvestasi emosi dalam diri tiap manusia. Ia bisa saja mengejar anda karena menganggap telah diberi peluang. Namun saat ia memberi perhatian balik dan anda kurang merespon, itu akan seperti harapan palsu. Kita menghindari sekali adanya pihak yang tersakiti di sini.

Terdapat sedikit peraturan dalam strategi ini: (1) Jangan pernah masukan “Mantan” dalam daftar anda! (2) Anda harus benar-benar sudah bangkit (move on). (3) Tidak ada cewek yang terlalu cantik untuk anda suruh mengantre. (4) Hindari terlalu banyak mengumpulkan target! (5) Usahakan mencari cewek yang sering ditemui! (6) Jangan jadikan teman mantan anda sebagai target! (7) Hindari mengandalkan perantara komunikasi (i. e SMS, twitter, dan facebook) ketika terjadi kontak dengan cewek—usahakan bicara langsung!

Dengan tidak mengharapkan mantan kembali, pikiran anda akan tercerahkan. Anda akan melihat ada banyak pintu hati yang siap terbuka. Selain itu, menghindari teman si mantan adalah cara lain meminimalisir kontak dengan orang dari masa lalu anda. Ini supaya anda tidak berputar atau bahkan mundur mengulang kesalahan yang sama. Strategi ini juga dapat menjadi latihan dalam mengendalikan diri dan menumbuhkan kepekaan. Sehingga sadar akan pilihan—termasuk konsekuensinya—ketika melibatkan perasaan dalam suatu percintaan.

 

Daftar Pustaka:

Sarwono, Sarlito (2011). Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

Cervone, D. & L. Pervin (2012). Kepribadian: Teori dan Penelitian. Jakarta: Salemba Humanika.

    • buburasem
    • Februari 2nd, 2013

    keren gan :D

  1. Maacih gan.. :)

  1. No trackbacks yet.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.
%d blogger menyukai ini: