Merubah Lingkaran Sosial Jadi Barisan Penggemar

Merubah Lingkaran Sosial

Jadi Barisan Penggemar

 

            Artikel ini bukan untuk menjadikan anda serupa artis yang kerap tampil di layar kaca. Tapi, lebih pada bagaimana mendapatkan penilaian positif dalam lingkaran pergaulan. Anda tidak bisa memilih siapa yang akan jadi penggemar. Namun terlepas dari itu, mereka akan tetap menyumbangkan reputasi besar pada anda. Beberapa cewek mungkin tergila-gila atau salah tingkah di depan anda. Tapi, manfaat utama memiliki penggemar adalah penerimaan sosial dan penghargaan diri yang tinggi—bukan cewek.

 

Pengantar

Banyak cowok berpikir jika mereka menguasai semua bidang orang akan mudah terksesan. Basket, sepak bola, catur, musik semuanya diikuti tapi, tidak ada satu pun yang ahli. Ada juga para “Banci tampil” yang haus perhatian dan butuh lebih banyak panggung. Tapi, yang paling menyebalkan dari golongan ini adalah para “Pendebat kusir”. Mereka bertanya dan menyanggah di depan umum tanpa dasar yang jelas. Orang menyukai atau membenci anda karena stimulasi emosi tertentu. Artikel ini akan menunjukan cara memengaruhi emosi orang lain dengan tepat.

 

“Ketika dua orang saling percaya berhubungan secara manusiawi, Tuhan adalah tenaga yang memberi gelora di antara mereka.”

Martin Buber

 

Dominasi

             Sebagian Individu ingin memiliki pengaruh terhadap orang lain. Hal ini terlihat dari tingkah celoteh mereka yang selalu ingin membuat orang terkesan. Mereka begini karena dulu pernah ditindas, diremehkan, atau salah asuh. Popularitas bagi mereka adalah alat untuk mendapatkan pengakuan. Berikut, tiga tipe manusia yang berupaya populer demi memengaruhi orang:

 

 1.     Eksibisionis dengan Gejala Narsistis

Hidup mereka dilingkupi luka batin yang salah penanganan. Bukan luka yang terlebih dahulu diurus, malah si pemberi luka yang sibuk dikejar. Ini yang menjadikan eksibisionis tetap lemah secara mental. Mereka memanfaatkan eskalasi emosi agresif sebagai motivasi. Tipe ini sensitif terhadap perdebatan, status sosial, dan dominasi—serta gemar mencari cara ajaib untuk membuat orang terkesima. Eksibisionis cenderung kelewat percaya diri. Mereka lebih senang mengkritik dan menghakimi ketimbang memuji.

Mereka tidak berdebat demi pengetahuan melainkan untuk menjatuhkan orang. Entah kenapa tipe ini selalu berusaha menyangkal apapun—termasuk hasil penelitian—dengan argumentasinya yang dangkal dan subjektif. Eksibisionis sangat terobsesi untuk mengubah pendapat orang mengenai dirinya. Sekecil apapun kemajuan yang didapat, mereka akan tetap mengumbarnya di media sosial—disertai dengan narasi-narasi hiperbolis. Eksibisionis juga menganggap kritik terhadap dirinya sebagai serangan.

 

2.     Pembohong Sosial

Tipe ini memang tidak agresif seperti para eksibisionis. Namun, mereka selalu menggunakan kebohongan untuk meninggikan status sosialnya. Gengsi yang kepalang tinggi menjadikan mereka mudah dipeloroti. Cowok memang sering menggunakan mulut besarnya untuk mendapatkan penghormatan. Tapi, tipe ini melakukanya bukan semata demi itu melainkan juga untuk menutupi rasa rendah diri.

 

3.     Manipulator

Tampang sopan, suara lembut, dan punya senyum yang hangat merupakan indikasi pribadi terpuji. Namun, tahukah anda bahwa ada sejumlah oknum yang menggunakan ini sebagai kedok keagresifan? Pada dasarnya manipulator adalah orang yang kasar, sarkastis, dan egois. Tapi, mereka belajar bahwa tidak ada orang yang akan membela tujuanya bila ia berlaku begini. Kebanyakan dari mereka “Berpura-pura suka seni” hanya agar terlihat gaya. Manipulator kerap mengarang cerita sendiri agar orang berpihak padanya.

Manipulator tidak pernah peduli perasaan korbanya. Mereka sering menyembunyikan sesuatu atau berbohong demi terhindar dari konsekuensi. Tipe ini pandai membuat lingkungan menoleransi kesalahanya. Mereka (kadang) terkenal sebagai orang yang memiliki segalanya. Sikap ini merupakan hasil didikan orang tua yang tidak tegas, kurang kompak, atau terlalu dimanja.

 

Prinsip Dasar

Posting ini mungkin tidak cocok untuk remaja awal dan pertengahan. Sebab hasil prakteknya baru akan terlihat 2-3 tahun mendatang. Remaja terkenal beremosi tinggi, gelisah, dan gampang berubah. Perilaku dan pola pikir mereka masih mudah terbawa teman dan kurang realistis. Maka itu akan sulit bagi mereka melihat manfaat jangka panjang dari suatu kegiatan. Untuk bisa digemari, seseorang bukan hanya harus tampil bagus tapi juga hebat. Butuh kerja keras, fokus, kebulatan tekad, dan mentor yang baik untuk mewujudkanya. Berikut, beberapa hal yang akan membuat anda mudah dikagumi orang:

 

 A.    Kepercayaan Diri

Berani tampil beda dan realistis dalam menanggapi kritik adalah ciri percaya diri. Banyak anak hidup dalam pendapat destruktif orang dewasa di sekitarnya. Akibatnya mereka tumbuh jadi remaja yang penakut, submisif, dan minder. Diperparah oleh beberapa trauma kegagalan masa lalu. Seseorang akan terbiasa mensabotase dirinya sendiri sebelum memulai segala hal. Salah satu cara agar anda percaya diri adalah dengan mencari lingkungan yang positif. Mereka akan memberi anda dukungan moril selama proses rekonstruksi kognitif. Lingkungan ini begitu terbuka sehingga anda nyaman untuk membuka diri.

Ketidak-PD-an dan minder dapat menular. Lalu, bagaimana jika yang menulari adalah keluarga? Proyeksikan pertentangan tersebut ke dalam suatu gambar. Pilih sebuah bentuk untuk mewakili sisi minder dan bentuk lainya bagi sisi optimis! Buatlah dialog antara mereka berdua! Pertama, katakan pada sisi minder kenapa anda harus optimis! Kedua, balas pernyataan si optimis kenapa anda harus minder! Cermati posisi kedua gambar tersebut! Beri alasan kenapa anda menempatkanya di sana! Dengan ini diharapkan kesadaran akan meningkat dan solusi timbul dari diri anda sendiri.

 B.    Keberanian

Ada satu perbedaan mencolok antara pribadi hebat dan orang biasa. Pribadi hebat berani menjalani proses yang menyakitkan seraya berpikir positif, logis, visioner, dan konstruktif. Mereka identik dengan inisiator, berani mengakui kesalahan, dan bertanggung jawab. Pemberani tidak harus nekat. Gunakan metode THINK-FEEL-DO agar keberanian tersebut lebih realistis!

 C.     Kompeten

Tekuni salah satu atau beberapa hal yang benar-benar anda sukai! Jadilah master dalam bidang tersebut! Tetapkan idola dan tiru caranya berhasil! Semboyan orang kompeten bukan hanya “Learning by doing” tapi juga “Learning by observing”. Carilah cara untuk melihat diri secara objektif sebelum anda dikritik orang!

 D.    Bersahabat

Berusaha meluangkan waktu, bersedia menyapa, menjabat tangan, dan tersenyum adalah cara untuk menghargai orang lain. Jika anda sudah begini, pertahankanlah! Tapi jika belum, mulailah terapkan pada lingkungan baru anda! Bagaimana dengan yang lama? Jangan tunjukan perubahan yang drastis! Lakukan ini dengan cara yang mereka kenal! Berusahalah untuk lebih terbuka! Setelah anda bertambah positif dan mampu mengatasi masalah sendiri. Sekarang saatnya untuk berbagi, memuji, mendengarkan, menolong, dan memotivasi orang lain. Tunjukan bahwa anda tahu rasanya jadi mereka (empati)!

 

Pangsa Bidang

            Terdapat dua bidang yang selalu membuat orang kagum, yaitu pencerahan dan hiburan. Bidang pencerahan diisi oleh mereka yang mampu memberi teladan, motivasi, penjelasan ilmiah, dan layanan spiritual. Lalu, bidang hiburan diisi oleh mereka yang terampil berolah raga, menggambar, sulap, musik, masak, dan menari. Berikut, uraian bidang-bidang tersebut:

 

  • Musik

Banyak orang bisa main musik namun, hanya sedikit yang mahir. Apa indikasi mahir bagi orang awam? Mainkanlah suatu lagu populer secara instrumental! Tapi bila alat musik ritmis (i. e drum) yang anda kuasai. Bergabunglah dengan band yang personelnya cowok semua! Pemusik dianggap menghibur bila mampu mengiringi orang menyanyi. Musisi dianggap hebat bila ia bisa dengan cepat mencari kunci atau nada suatu lagu.

 

  • Olah Raga

Bidang ini masih belum jelas sistem profesinya di Indonesia. Tapi jika anda memang hobi, tidak ada salahnya menekuni ini selama SMA dan kuliah. Makin jago dan handal anda makin besarlah reputasi yang bisa diraup.

 

  • Ketangkasan

Sulap, BMX, skate board, bola free style, akrobat dan capoeira adalah beberapa contoh ketangkasan. Kegiatan ini akan lebih maju bila anda menemukan/membentuk komunitasnya. Ketangkasan adalah bidang yang mudah menyatu dengan identitas seseorang. Citra juga lekas terbentuk karena adanya tongkrongan tetap. Begitu anda tangkas menampilkanya orang akan cepat tertarik mengikuti.

 

  • Masak

Cowok yang pandai masak cenderung dinilai moderat oleh cewek. Keahlian menghidangkan makanan enak merupakan simbol kemampuan membangun hubungan harmonis. Acap kali cowok yang jago masak adalah sosok yang menyenangkan. Maka, tidak salah bila cewek menganggap mereka seksi.

 

  • Berbicara

Betapa menyenangkanya mendengarkan para pakar berbicara. Omongan mereka begitu substantif dan mendalam. Golongan ini seakan bisa menjawab semua pertanyaan khalayak. Berbicara utamanya bukan hanya dengan mulut. Namun juga melibatkan bahasa tubuh dan pakaian. Pembicara yang hebat selalu berusaha mengaitkan omonganya dengan pengalaman. Tindakan ini bertujuan untuk menstimulasi emosi pendengar.

 

*Artikel ini mengutip rujukan dari e-book “Motif Sosial” dan artikel Membangun Karisma, 7 Rahasia Memancarkan Karisma, Pria yang Hobinya Memasak Lebih Seksi?, 10 Penyebab Minder dan Cara Mengatasinya, Cara Bikin Kamu Tambah Keren dan Pede, Menghadapi Pasangan Dengan Sifat Narsistik, Memanfaatkan Kecerdasan Intrapersonal untuk Pengembangan Diri, serta banyak artikel lainya.

 

Artikel Terkait:

Kriteria Cowok Idaman

 

Daftar Pustaka:

Brizendine, Louann (2010). The Male Brain.  Jakarta: Ufuk Press.

Geldard, Kathryn., Geldard, David (2011). Konseling Remaja. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

  1. No trackbacks yet.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.
%d blogger menyukai ini: