Metode PDKT Lanjutan

Metode PDKT Lanjutan

 

            Apakah PDKT adalah sebuah tahap sebelum jadian? Bukan, PDKT ialah suatu kegiatan untuk memengaruhi seseorang. PDKT biasa kita lakukan pada siapapun: Bos, teman kerja, cewek, atau calon pelanggan. Prinsip dasar PDKT sebenarnya adalah manipulasi. PDKT mempunyai media yang bernama komunikasi. Pesan disampaikan sedemikian mungkin hingga komunikan berpihak pada kita.

 

Pengantar

Metode dasar PDKT membahas secara umum—tanpa penyesuaian individual. Pada posting ini anda akan belajar untuk merancang sendiri metode favorit anda. Lewat beberapa tafsiran dasar mengenai karakter dan watak seseorang. Kita akan menggunakan bantuan grafologi dan fisiogonomi. Anda diposisikan bukan hanya sebagai pembicara dan pendengar—tapi, juga sebagai pengamat (pihak ketiga).

 

“Cinta berawal dari kebutaan, persahabatan berawal dari mengenal.”

Comte DeBussy-Rabutin

 

Analisis Wajah

            Apa yang pertama kali dilihat orang pada diri kita? Iya benar, wajah. Bagian tubuh yang satu ini memiliki banyak informasi menarik. Seperti bakat, kemampuan berpikir, alur emosi, dan masih banyak lagi. Mengenali wajah akan menghemat banyak waktu dalam PDKT. Berikut beberapa kualitas (trait) yang bisa dilihat dari wajah manusia:

 

  • Ekspresi Emosi

Petunjuk ini terdapat pada iris (selaput pelangi) mata. Semakin lebar iris dibandingkan dengan sklera (bagian putih mata) maka, semakin besar pula kecenderungan untuk mengungkapkan emosi. Orang yang beriris lebar akan mudah terpengaruh oleh emosi orang lain. Mereka mudah jatuh Cinta.

Ekspresi emosi pada mata

Sebaliknya, orang dengan iris sempit justru sangat anti membiarkan emosi memengaruhi keputusan mereka. Orang-orang ini mampu berhubungan dengan individu lain tanpa melibatkan perasaan. Mereka cenderung dingin dan selalu menyembunyikan perasaan. Tipe individu yang sangat mengagungkan pengendalian diri. Terkadang ciri ini merupakan petunjuk tentang adanya siksaan verbal, fisik, seksual, atau psikis di masa lalu. Butuh waktu yang lama untuk mengenali karakter mereka.

 

  • Toleransi

Sabar dan toleransi itu jauh berbeda. Sabar adalah sikap di mana individu berusaha tabah, tidak lekas putus asa, atau marah. Sedangkan toleransi adalah tenggat antara solusi dan pelaksanaanya. Contoh seperti saat dosen memberi tahu anda ambang jumlah kehadiran minimal. Kurang dari 80% kehadiran tanpa sebab yang jelas. Maka (solusinya jelas) anda tidak boleh ikut ujian.

Ciri toleransi pada mata

Watak ini ditentukan oleh jarak antar mata. Individu yang memiliki mata berdekatan cenderung lebih cepat bereaksi terhadap suatu situasi. Serta lebih suka bekerja menurut aturan. Cara mengukurnya adalah dengan menghitung jarak antar mata. Kemudian ukur lebar masing-masing mata! Jika mata lebih besar dari atau sama dengan jarak antar mata. Ini berarti bahwa si pemilik mata cenderung tidak toleran. Jika lebar mata lebih kecil dari jarak antar mata. Maka, si individu akan jauh lebih toleran.

Orang yang toleran terlihat lebih santai dan gemar menunda sesuatu. Individu ini sangat mudah teralihkan perhatianya dan suka mengerjakan banyak hal sekaligus (menumpuk tugas). Mereka punya tantangan untuk tetap fokus pada suatu hal. Lain lagi dengan individu yang kurang toleran. Mereka amat fokus dalam suatu hal.

Orang yang kurang toleran mempunyai pemahaman yang kuat mengenai “Benar” dan “Salah”. Mereka sering bereaksi berlebihan bila ada orang yang melanggar hal yang tidak ia langgar. Individu ini mudah jengkel jika kegiatanya disela.

 

  • Perfeksionis

Ciri ini ditunjukan oleh sudut luar mata yang lebih rendah ketimbang sudut dalam. Mereka cenderung melihat kesalahan kecil dan bertanya-tanya kenapa orang lain tidak menyadarinya. Individu ini mengharapkan kesempurnaan bukan hanya pada dirinya. Tapi juga pada keluarga dan rekan kerja. Segala sesuatu tidak pernah cukup baik bagi mereka—kecuali bila sempurna.

ciri mata orang perfeksionis

Mereka sering merasa lebih hebat ketika orang lain melakukan kesalahan/kecerobohan. Tipe orang yang cenderung lebih sering mengkritik ketimbang memuji.

 

  • Keramahan

Watak ini ditentukan oleh tingginya alis dibandingkan dengan jarak vertikal lubang mata. Jika jarak antara puncak mata dan dasar alis berjauhan. Maka, bisa disimpulkan bahwa inidividu ini adalah orang yang formal dan pemilih. Sedangkan, Jika jarak antara puncak mata dan dasar alis berdekatan. Ini merupakan tanda bahwa pemiliknya adalah orang yang ramah.

Ciri mata orang ramah

Ketika anda bertemu dengan orang beralis tinggi jabatlah tangan mereka dan lakukan berbagai formalitas (i. e basa-basi). Mereka sangat selektif dalam berteman, membeli barang, atau mengambil keputusan. Ketika mereka mempunyai teman, hubungan pertemanan ini akan berlangsung seumur hidup. Hormati proxemic (jarak emosional) mereka! Tunjukan bahwa anda tertarik pada mereka sebagai individu! Orang yang pemilih tampak seperti pendiam dan kurang ramah. Mereka sering dianggap sombong oleh sekitar.

Orang yang ramah cenderung ingin bertindak sekarang. Sedangkan orang yang pemilih lebih suka melihat dan menunggu (wait and see) terlebih dahulu. Orang yang mempunyai alis dekat mudah dan cepat berteman. Mereka senang melakukan kontak fisik seperti sentuhan ringan di pundak, lengan, atau pelukan. Inidividu ini melakukan pendekatan dengan santai dan terkadang terlihat seperti teman lama.

           

Analisis Tanda Tangan

            Tanda tangan merupakan perwakilan diri manusia dalam suatu ruang (kertas). Dalam tanda tangan tersandikan emosi, kecepatan berpikir, kecemasan, harapan, dan bakat. Tanda tangan berkembang sejalan dengan kedewasaan seseorang. Analisa tanda tangan belum tentu dapat memberikan informasi lengkap mengenai penulisnya. Umumnya antara tanda tangan dan tulisan utama berbeda; Inilah yang membuat komparasi keduanya jadi amat penting. Berikut beberapa makna grafologi tanda tangan:

 

tanda tangan dengan garis bawahA.    Garis Bawah

Goresan di bawah tanda tangan merupakan gejala orang yang menganggap dirinya penting. Penulis tipe ini tampil di depan publik dengan kepercayaan diri tinggi.

tanda tangan yang dicoret

B.    Garis Coret

Tanda tangan yang dicoret merupakan simbol pengalihan energi agresif ke dalam diri sendiri. Penulisnya adalah pribadi yang gemar menyalahkan diri sendiri.

 

tanda tangan dengan bulatan berlebihC.     Bulatan Berlebihan

Penyaluran emosi tersumbat, karena tidak cukup tempat untuk menampungnya. Mereka adalah orang-orang yang mempunyai kebutuhan emosional berlebihan.

 

tanda tangan bercangkang

D.     Cangkang

Simbol kegelisahan dan perlindungan diri. Terdapat indikasi penarikan diri dari hubungan sosial yang dinilai tidak bisa dipercaya. Biasanya terjadi pada orang yang semasa kecilnya sering tersakiti dan dilecehkan.

mn

tanda tangan dengan huruf kapital yang besarE.     Huruf Kapital yang Besar

Huruf-huruf pertama yang besar, tinggi, dan lebar merupakan implikasi kebanggaan diri yang ekstrem. Mereka ingin memiliki kedudukan penting dalam kehidupan bermasyarakat.

garland formation
F.    
Karangan Bunga Palsu (Fake Garland Formation)

Bentuknya mirip huruf “W” hanya saja dibuat berulang-ulang—goresan ini terdapat di tengah tanda tangan. Merupakan indikasi kepribadian yang tertekan secara sosial. Individu ini tidak mampu mengekspresikan perasaan agresifnya di depan umum. Mampu bertindak menawan dan manis meski tidak menyukai sesuatu/seseorang. Beberapa dari mereka adalah orang yang cerdas dan licik.

mn

tanda tangan dengan titik di akhirG.    Titik di Akhir

Indikasi orang yang menuruti kata hati (impulsif) untuk tiba pada sebuah akhir. Mencerminkan ketidakpercayaan (terhadap lingkungan) dan kebutuhan untuk ditemani.

 

tanda tangan dengan hiasan berlebih

H.    Hiasan Berlebihan

Individu yang ingin menonjol, diperhatikan, dan cenderung manipulatif. Terdapat hasrat untuk menutupi rasa rendah diri.

mn

mn

mn

tanda tangan yang terlalu rumit

I.       Terlalu Rumit dan Tidak Terbaca

Ini merupakan tanda individu yang takut isi hatinya dibaca orang lain, tertutup, kreatif, kadang membenci diri sendiri, dan sangat gelisah.

 

Merancang Metode PDKT

            Apa yang harus anda lakukan dengan semua data-data ini? Ada beberapa hal esensial dalam PDKT: Waktu, formalitas, substansi pembicaraan, pembentukan hubungan, dan kualifikasi. Waktu adalah tenggat PDKT yang anda butuhkan untuk jadian. Pada orang dengan sifat formal, bertanda tangan cangkang, karangan bunga palsu, atau tidak terbaca dan rumit. Kita butuh waktu PDKT yang agak lama guna mencegah rasa sakit di akhir.

Formalitas adalah adat istiadat selama pacaran dan PDKT. Pengarah seperti saya hanya sedikit mengikuti hal-hal seperti itu. Pada orang-orang perfeksionis, adat istiadat ini merupakan tuntutan dasar. Mereka tidak akan puas dengan suatu hubungan sebelum semua rutin terpenuhi. Berikutnya substansi pembicaraan. Apa yang anda katakan pada target adalah teori, sedangkan cara menyampaikanya adalah praktek. Substansi yang cocok untuk diperbincangkan berkisar antara “Saya, kamu, dan sekitar”. Percakapan bisa berupa tanya-jawab atau dengar pendapat (hearing). Pada individu dengan alis tinggi, andalah yang harus terus mengawali percakapan. Karena mereka sering merasa tidak diperhatikan perasaanya. Jadi titik-beratkan pembicaraan pada apa yang mereka rasakan!

Selanjutnya, pembentukan hubungan yang biasa terjadi setelah jadian. Tahap ini dipenuhi tipu-menipu, nalar dan kemampuan membaca bahasa tubuh penting di sini. Terakhir yang tak kalah penting adalah kualifikasi. Anda harus mengetahui dulu orang seperti apa yang anda dekati! Apakah ia punya cowok? Bertato? Merokok? Ini penting guna menemukan cewek idaman anda.

 

Manipulasi

            Beberapa gerakan kecil yang berpengaruh besar kadang tidak sadar kita lakukan. Tujuan beberapa manipulasi berikut adalah untuk mendominasi lawan bicara anda.

 

  • Mata Menyelidik

Kernyitkan dahi dan sipitkan mata anda (sesaat) sebelum menilai sesuatu! Hal ini akan membuat orang menginginkan pujian anda. Contohnya ketika si cewek baru datang, minta penampilanya dinilai, atau mengatakan kalimat persetujuan. Lalu akhiri kernyit itu dengan senyum kecil. Hal ini akan membuat mereka berpikir telah memenangkan hati anda.

 

  • Jabat Tangan Unik

Saat seseorang menjulurkan lenganya untuk mengajak bersalaman. Beri mereka jabat tangan yang dalam dan gunakan telunjuk anda untuk menekan secara lembut nadi mereka! Ini akan membuat orang lain merasakan keramahan anda.

 

  • Adaptasi Suasana

Biarkan dulu si cewek yang memulai percakapan! Lalu sesuaikan nadanya! Jika si cewek masih diam saja, anda bisa memulai obrolan dengan nada yang agak ceria. Jika ia menjawab datar, sesuaikan! Untuk beberapa alasan taktis, bicaralah dengan nada yang sedikit lebih rendah dari komunikan.

 

  • Membuat Kesan Akhir yang Baik

Orang ingin merasa bahwa anda menyukai mereka setelah percakapan ketimbang saat awal pertemuan. Buatlah kata-kata perpisahan anda seantusias, atau lebih dari, kata-kata pertama anda! Bila perlu beri tahu pada mereka bahwa anda merasa senang!

 

  • Siapkan Pendapat Anda

Saat giliran si cewek yang berbicara, cobalah untuk memikirkan pendapat anda! Ini akan membuat percakapan lebar dan menghangat. Pendapat tidak harus serius. Selingan lelucon juga kadang bisa menjadi nilai tambah.

Daftar Pustaka:

Amend, K. K., Ruiz, M. S. (2010). Handwriting Analysis. Jakarta: BIP.

Ludvianto, Bayu (2011). Analisis Tulisan Tangan. Jakarta: Gramedia.

Tickle, Naomi (2010). You Can Read A Face Like A Book. Jakarta: Ufuk Publishing.

Lowndes, Leil (2011). The Magic of Connection. Jakarta: Ufuk Publishing

  1. No trackbacks yet.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.
%d blogger menyukai ini: