Cowok Misterius (Partisi Pertama)

Cowok Misterius

(Partisi Pertama)

 

            Secara kharfiah misterius berarti sulit dimengerti atau dipahami. Cowok misterius menawarkan petualangan batin yang sarat. Kemisteriusan bagai katalis yang dapat mempercepat reaksi kimia—Cinta. Cowok misterius adalah komunikator sekaligus komunikan yang hebat. Cowok misterius juga kadang terlihat dewasa dan tenang.

 

Pengantar

            Mungkin sudah banyak hal yang anda lakukan untuk bisa menarik hati wanita. Tapi, mungkin juga ada yang kecewa dengan hasil perjuanganya. Apakah menarik berarti tampan dan kaya raya? Lalu, jika anda tidak kaya atau bahkan tidak tampan. Ke manakah anda akan berpaling untuk mencari sisi menarik pada diri anda? Pada posting ini saya akan sedikit menguak pribadi seorang cowok idaman. Jadi, silahkan menyimak!

 

“Cinta tidak dimulai dan diakhiri sebagaimana yang kita pikirkan. Cinta adalah pertempuran, Cinta adalah peperangan, Cinta adalah sesuatu yang bertumbuh.”

James Baldwin

 

Bertahap

Anda mungkin tidak bermaksud memalsukan daya tarik anda di mata orang. Tapi, apa yang sebenarnya membuat daya tarik terlihat palsu? Sesuatu yang palsu biasanya terjadi karena adanya ketidaksesuaian. Maksudnya begini, bertuliskan merk A namun, ternyata kualitasnya B. Inkonsistensi antara citra dan kualitas itulah yang saya maksud “Palsu”.

Sebelum mencapai level 3 tentunya anda harus tamat level 1, bukan. Banyak orang yang berpikir bahwa, ada yang namanya, “Terlahir sebagai pemimpin”. Sebenarnya yang terjadi adalah orang itu mengalami tempaan dan gemblengan dari kecil. Sehingga saat ia beranjak dewasa seakan-akan dia langsung berwibawa layaknya pemimpin. Tiada satu pun proses yang boleh dilangkahi oleh seorang pria idaman. Anda tidak bisa mengambil jalan pintas dengan meniru yang sudah ada. Karena, orang akan tahu bahwa itu bukan anda, dan parahnya lagi. Anda akan jauh lebih dikenal sebagai figur yang anda tiru ketimbang diri anda sendiri. Berikut, tahapan menjadi seorang cowok misterius:

  1. Penguasaan emosi
  2. Percaya Diri
  3. Penguasaan pengetahuan dasar
  4. Praktek Lapangan
  5. Evaluasi
  6. Revisi & Inovasi

Tahapnya panjang sekali untuk mencapai kata misterius namun, sulit bukan berarti tidak mungkin. Blog ini sebenarnya banyak berisi tentang pengetahuan dasar dan evaluasi hasil praktek saya. Baik, mari kita bahas satu persatu tahapan di atas!

 

1.     Penguasaan Emosi

Semua dorongan fisiologis akibat stimulasi psikologis dan non-psikologis itulah yang dinamakan emosi. Marah, suka, benci, penasaran, dan bosan adalah beberapa contoh emosi. Masalah yang timbul adalah bagaimana cara mengendalikan dampak dari emosi itu. Bukan tidak boleh marah, tapi cobalah kendalikan dan arahkan perasaan itu. Dalam komunikasi ada tipe manusia yang paling ideal, tipe itu adalah Asertif. Orang asertif adalah orang yang mengendalikan emosinya dan mengalirkanya ke arah kewibawaan. Berikut ciri orang asertif:

 

  • Berani mengungkapkan pikiran, perasaan, kebutuhan, dan hak pribadi.
  • Memperhatikan pikiran dan perasaan orang lain.

 

Asertif perilaku yang:

  • Memperhatikan kebutuhan dan perasaan diri sendiri.
  • Menghargai hak orang lain.

 

Isi pikirannya:

  • Menghormati serta percaya pada diri sendiri dan orang lain.
  • menekankan penyelesaian masalah secara efektif.

 

Tanda non verbal:

  • Suara sedang, namun tegas.
  • menatap langsung.
  • tidak mendominir, ekspresi wajah dan postur rileks.

 

Contoh seseorang dengan perilaku asertif dalam mengeluarkan pendapat:

  • “Saya berpendapat … bagaimana pendapat anda?”
  • “Masalah ini akan saya hadapi dengan cara ini. Bagaimana akibatnya terhadap anda?”

 

Dalam mengendalikan emosi, tidak hanya berkaitan dengan orang lain. Tapi juga berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan diri sendiri. Contoh: Keinginan membeli sesuatu, kemauan untuk berbuat, dan kemauan untuk tidak berbuat.

Jika anda tahu tidak punya uang, jangan berhutang untuk belanja. Jika anda tahu itu akan menyakiti dan merugikan orang maka, urungkan niat itu! Jika berolahraga itu bermanfaat maka, lakukanlah dan tekan rasa malas anda! Setelah mampu mengendalikan diri sendiri tibalah nanti pada tahap anda mampu mengendalikan diri orang lain.

 

2.     Percaya Diri

Artinya, anda mampu menerima diri anda sebagai orang yang berguna. Anda masuk ke dalam suatu komunitas maka, pastikan anda mempunyai hal yang bisa disumbangkan. Anda pintar berenang maka, pastikan kampus anda menikmati bakat itu. Jika dalam suatu organisasi, anda berbakat mempengaruhi orang. Jadikanlah diri anda sebagai perekrut dan motivator yang handal. Dari semua pujian dan prestasi itulah kepercayaan diri akan datang.

Maka, sebelum mulai berprestasi kenalilah bakat anda. Masuklah ke dalam komunitas yang memfasilitasi kemajuan anda. Kepercayaan diri memancarkan citra yang amat positif. Cewek suka keceriaan, warna cerah, dan kebahagiaan kekal. Jika anda menjadi sumber semua itu, anda akan jadi sangat menarik perhatian. Persis seperti laron yang mengerubuti lampu.

 

3.     Penguasaan Pengetahuan Dasar

Cewek tidak akan langsung mengatakan bahwa mereka suka. Tapi mereka akan memberi tanda-tanda khusus. Cara membaca tanda-tanda ini dibahas dalam psikologi. Ilmu dan pengetahuan dasar lainya juga sangat berguna saat anda menghadapi konflik dengan wanita. Berikut adalah tingkat penguasaan pegetahuan:

Terbiasa

Artinya anda menerima begitu saja semua pengetahuan yang anda dapat.

Mampu menjelaskan

Setelah tahu, anda dapat menjelaskan dalil di balik informasi itu.

Mampu men-spesifikan

Setelah anda bisa menjelaskan sebuah informasi maka, anda juga harus bisa mengelompokanya.

Mampu menggunakan/mengaplikasikan

Setelah anda tahu dan dapat menspesifikan informasi. tugas anda selanjutnya adalah menggunakanya.

Paham

Setelah menggunakan semua informasi yang anda punya pastinya akan terjalin koherensi dan korespondensi. Hal itulah yang sangat penting guna memahami sebuah pengetahuan.

Mampu meng-generalisasi-kan

Generalisasi artinya membuat gagasan umum atau kesimpulan dari sebuah pengetahuan.

Mampu menilai

Setelah ada kesimpulan, tinggal membuat penilaian tentang informasi tersebut.

Contoh: Sebuah informasi bilang bahwa semua Cewek itu sama. Tahap pertama anda tahu itu, tahap kedua anda mampu menjelaskan kesamaan itu. Tahap ketiga, anda mampu mengelompokan kesamaan itu, seperti: Cara mereka merespon lawan jenis, cara mereka berkomunikasi kepada teman, dan cara mereka memperlakukan benda kepunyaan. Tahap keempat, anda sudah mampu menggunakan semua pengetahuan itu untuk menghadapi mereka.

Tahap kelima, anda mulai paham adanya keterkaitan dan ketidakterkaitan satu informasi dengan informasi yang lain. Tahap keenam, setelah praktek dan paham, anda akan mengambil poin-poin penting dari setiap informasi. Tahap terkahir, anda sudah mulai mampu menilai informasi ini benar pada keadaan ini, dan tidak benar pada keadaan lain. Sehingga memudahkan menjelaskan dan mempraktekanya di lain waktu.

 

4.     Praktek Lapangan

Perlu saya tekankan bahwa, yang dicari dalam praktek bukanlah hasil. Apa yang coba kita cari dalam praktek adalah pemahaman. Jangan hanya mempraktekan ilmu ini pada satu wanita. Praktekan ilmu ini pada semua cewek di sekitar anda!

 

5.     Evaluasi

Melihat ke belakang merenungkan semua kesalahan dan kegagalan. Inilah tahap di mana anda harus menyendiri dan lebih banyak membaca kembali.

 

Lanjut ke partisi selanjutnya.

 

*Artikel ini mengutip rujukan dari e-book “Pecinta Wanita (Kumpulan Artikel)”, “Make Every Women Love You”, “Cara Memikat Wanita Idaman Anda”, dan artikel  14 Tipe Cowok yang Disukai Cewek, Rahasia Struktur Pria Menarik, Kecakapan Interpersonal, Serta banyak artikel lainya.

  1. No trackbacks yet.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.
%d blogger menyukai ini: