Kenapa Cinta Terasa Begitu Menyenangkan

Kenapa Cinta Terasa Begitu

Menyenangkan

Shakespeare pernah menulis,”Di manakah Ketertarikan pada lawan jenis (Cinta) berinduk, di hati atau di otak?” Dia adalah satu dari jutaan orang yang bertanya-tanya perihal tempat asal dari datangnya Cinta. Hari ini tentunya kita sudah mengetahui jawaban untuk pertanyaan tadi, setidaknya sebahagian.

 

Pengantar

Helen Fisher dan sahabat-sahabatnya pernah menempatkan tiga-puluh-dua pria dan wanita yang sedang mabuk Cinta pada pemindai otak, guna merekam kegiatan saraf mereka saat melihat foto kekasih mereka. Hasil pengujian menunjukan bahwa sirkuit otak yang terhubung dengan Dopamin menyala. “Apa maksud ini bagi orang yang sedang jatuh Cinta?” Dopamin adalah stimulan alami yang dapat menghasilkan perhatian terfokus, tenaga, motivasi, dan bahkan perasaan senang. Dan faktanya, bagian otak ini sering terpicu ketika seseorang merasakan sensasi dari kokain. “Perasaan bahagia yang amat liar.” Tukas Poet John Keats mengenai Cinta. Keats sudah menyadari betapa rasa bahagia dari Dopamin, karena itu mengalir melalui otak.

 

“Cinta adalah reaksi kimia di otak sepasang kekasih.”

Helen Fisher, Ph.D.

 

Apakah Cinta merupakan obat-obatan?

Akan tetapi Cinta yang romantis itu jauh lebih dari sekedar kesenang dari stimulan alami semata. Hasrat ini bermula ketika seseorang mulai melihat objek dari rasa Cinta-nya karena unik atau spesial. Sebagaimana yang dikatakan seorang pria kepada psikolog Dorothy Tennov,”Hidupku telah punya arah yang baru, dan itu adalah Mary Ann.George Bernard Shaw memparafrasekan Cinta secara berbeda,”Cinta terdiri dari harapan berlebihan dari perbedaan-perbedaan antara satu wanita dengan yang lainya.”  Maka itu sang kekasih akan benar-benar berfokus pada segala hal yang berhubungan dengan kekasihnya. Mobil si dia berbeda dengan semua mobil lain yang ada di parkiran walaupun mungkin ada empat atau lima mobil dengan merk dan warna yang sama tapi, mobil si dia tetap berbeda karena anda coba mengingat semua detail seperti plat nomor, apa yang ada di dasbor dsbg.

Loker si dia beda dengan loker lain, walaupun semua loker punya warna dan rupa yang sama. Seseorang yang jatuh Cinta menandai apapun yang baru tentang si dia. Anda pasti memahami sensasinya berdasarkan pengalaman anda masing-masing – anda memuja dan meninggikan seorang yang berharga, memuja bakat dan kelebihanya seraya mengesampingkan kekuranganya. Ya, sedang mabuk – mabuk karena Dopamin (dan banyak zat kimia lainya) yang mana sedang menari-nari dalam otak anda. Dan memang, orang yang jatuh cinta mengalami insomnia atau kurang nafsu makan. Beberapa mengalami gugup, dengkul  lemas, jantung berdebar-debar sedangkan, yang lainya menjadi tergagap-gagap, wajah memerah, memucat, berkeringat, dan gemetar. Kesemuanya merupakan rasa yang diakibatkan oleh Dopamin dan stimulan alami lain yang mengalir melalui otak.

 

Ketika Derita Cinta Begitu Menyenangkan

Saat halangan dan rintangan membesar maka  begitu pula hasrat Cinta. Betapa curang apa yang telah dilakukan oleh alam! Ketika kekasih kita tidak menelpon atau SMS maka kita akan berusaha lebih keras untuk mencintainya – mungkin karena saluran otak untuk energi dan motivasi tetap bekerja walaupun anda tidak mendapatkan apa yang anda inginkan. Sebagaimana yang Walt Whitman katakan perihal ketergantungan ini,”Ou.. Saya akan pertaruhkan semuanya demi kamu.”

Pasangan kekasih juga merasa memiliki secara seksual. Jika anda bercumbu dengan orang yang dianggap hanya sebagai teman maka, anda tidak akan perduli bila ia tidur dengan orang lain. Namun saat sedang jatuh Cinta, bahkan orang yang sangat datar sekalipun akan menderita rasa cemburu bila mereka mencurigai kekasih mereka tengah saling menggoda dengan yang lain. Ini dikenal juga sebagai “penjaga teman”, yang mana berarti berusaha menjaga agar tidak ada teman sang kekasih yang berusaha untuk mendekatinya. Rasa memiliki ini adalah salah satu dari sumber kejahatan di dunia.

 

Mantra Cinta

           Akar dari Cinta yang romantis sebenarnya adalah pikiran yang obsesif. Siang dan malam memikirkan si dia seakan-akan ada seseorang yang berkemah di dalam kepala anda. Tapi dari semua rasa mabuk Cinta, mungkin yang paling kuat adalah hasrat ingin secara emosi dapat bersatu dengan kekasih anda. Yang terpenting adalah, sang kekasih ingin seseorang yang spesial untuk dapat menelpon, meng-SMS, mengajaknya makan, berbagi, merencanakan – dan mengatakan sebuah kata yang amat berharga,”Aku Cinta kamu.”

Plato pernah menulis dalam simposium tahun 416 SM bahwa Dewa Cinta,“Bersemayam dalam sebuah keadaan keterbutuhan.” Kebutuhan ini adalah fitrah dari manusia. Seperti rasa haus dan lapar, yang nyaris tak mungkin untuk dapat dikesampingkan. Pada kenyataanya, sepasang kekasih menunjukan semua tanda dari ketergantungan. Layaknya kecanduan obat, mereka terfokus pada kekasihnya, mengaburkan kenyataan, dan melakukan hal yang tak patut atau bahkan berbahaya guna mendapatkan sesosok makhluk berharga, berhasrat untuk dapat berdua denganya, dan menderita kemunduran serta putus asa jika ditolak. Orang yang sedang jatuh Cinta juga menderita sakau karena kecanduan. Helen mengingat salah seorang temanya yang pada waktu itu tengah berusaha melupakan sebuah penolakan yang menyakitkan – sampai pada akhirnya dia mendengar sebuah lagu tertentu di mobilnya. Lantas, hasrat pada kekasihnya tersebut secara spontan kembali. Sontak, ia menepikan mobilnya lalu menangis.

Di musium arkeologi Istanbul, Turki, terdapat sisa-sisa dari gumpalan tanah liat seukuran bola Softball. Terukir dalam cuneiform, di sana tertulis,”Puisi Cinta pertama (2032 SM).” Umat manusia telah meninggalkan artefak-artefak seperti ini di 170 bangsa. Lagu Cinta, puisi Cinta, cerita Cinta, mantra-mantra Cinta, ramuan Cinta, mitos, dan legenda tentang Cinta: Seseorang hidup untuk Cinta dan rela mati demi Cinta. Mengapa? Karena  saat Cinta datang kita akan merasa sangat mabuk.

 

Artikel ini diterjemahkan langsung dari artikel Helen Fisher, Ph. D. Yang berjudul ,“Why Does Love Feel So Good? “ Dengan penambahan dan perubahan seperlunya.

 

  1. Suka sama artikle ini <3

  1. No trackbacks yet.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.
%d blogger menyukai ini: